Pengalaman Sertifikasi Microsoft Technology Associate (MTA)📚

Sertifikasi (MTA atau lainnya) dapat membuka jalan untuk mengeksplorasi peluang dan pengalaman baru juga sebagai bukti pencapaian dalam suatu bidang, khususnya teknologi.

Bulan Mei lalu, admin mengikuti program sertifikasi Microsoft Technology Associate yang diselenggarakan oleh Computer Science Training Center (ComSTraC) Universitas Pakuan.

Awalnya…

Saat itu, admin masih menjalani semester 2 program studi Ilmu Komputer (Yap, jangan kaget kalau admin baru semester 2, karena Kodesiana sudah ada semenjak admin SMA, hanya berganti-ganti nama 😀 ).

Waktu itu admin tidak sengaja sedang lewat di lorong fakultas MIPA sambil ngobrol bareng dengan teman lain, dan eitt” apa tuh?

Ada selembar pengumuman yang menarik perhatian karena ada logo Microsoft di dalamnya. Setelah diteliti, ternyata isinya adalah pengumuman penyelenggaraan sertifikasi Microsoft Office Specialist (MOS) dan Microsoft Technology Associate (MTA).

“Wah, kapan lagi ada ujian kaya gini! KUY IKUT”

Awalnya admin bingung ingin mengambil ujian yang mana, karena kebanyakan sertifikasi yang ditawarkan berkaitan dengan Mirosoft Office (admin mau yang ada ngoding-nya), web dan mobile (admin ga terlalu jago HTML/CSS responsive dan ga jago Java).

Setelah admin pikir-pikir, sepertinya MTA 98-361 Software Development Fundamentals cocok untuk admin ambil, karena teknologi yang diusung adalah Visual Studio, yang berarti .NET Framework! Teknologi yang biasa admin gunakan.

Admin pun mulai belajar dan mencari contoh soal dan referensi soal yang mungkin keluar untuk ujian nanti. Tanpa ada kawan lain yang ikut, admin semakin tegang untuk ikut uji MTA ini.

Dua Pekan Berlalu,

Saat itu satu hari sebelum uji, dosen pengawas meminta berkumpul untuk briefing proses ujian nanti. Ternyata saat itu hanya admin yang ikut tes, sendirian 🙁

Disana sebelum uji admin diminta untuk membuat akun di Certiport dan mencoba contoh soal dengan VCE Simulator. Awalnya penulis hanya mendapat skor 70, pas dengan nilai minimum kelulusan.

Gila susah juga soalnya, masa cuma dapet 70???

Dari situ admin terus mencoba kembali dengan paket soal lain hingga jam 10 malam, hingga berhasil mendapat skor yang memuaskan.

Belajar dari berbagai sumber, khususnya Microsoft Learning.

Hari ujian pun tiba, admin pun dengan gugup masuk ke ruang ujian. Setelah login, admin mengisi 40 soal dalam waktu 45 menit. Tidak terasa waktu tersisa 14 menit, admin meyakinkan pilihan dan memutuskan untuk menyelesaikan ujian.

Ternyata hasil ujian langsung muncul setelah klik tombol selesai :O disitu admin panik berapa nilai yang akan admin dapatkan, berhubung ini pertama kalinya mengikuti sertifikasi yang bertaraf internasional.

Alhamdulillah, 91/100

Admin mendapat nilai 91 dari 100 poin, dengan batas minimum kelulusan 70. Akhirnya admin mendapatkan sertifikat langsung saat itu juga.

Mau lihat sertifikatnya? Kamu bisa klik https://www.certiport.com/Portal/Pages/CredentialVerification.aspx kemudian masukkan kode lisensi admin 5GYA-FVK6.

Wihii, Boleh Dong Minta Tipsnya 🙂

Kalau admin sendiri, lebih suka mencoba latihan soal. Tetapi selain itu admin juga mempelajari materi sesuai kisi-kisi dari Microsoft Learning, khususnya materi basis data, karena admin tidak terlalu jago mengenai normalisasi basis data.

Admin juga mau membagikan materi persiapan yang admin gunakan sebelum ujian MTA ini, filenya bisa di unduh di sini:

MTA Preparation.7z
Password: ilkom2018

Ayo teman-teman, ikut sertifikasi apapun jenisnya. Karena sertifikasi seperti itu banyak manfaatnya, lho. Apalagi untuk kamu yang masih berkuliah, itu akan menjadi bekal yang penting untuk terjun ke dunia kerja nanti.

Salam, Admin.